Peternakan Sapi Perah dengan 3.000 Ekor: Mengubah Kotoran Ternak Menjadi Alas Tidur yang Higienis

Studi Kasus | XINING, QINGHAI

1 . Latar Belakang Proyek

Sebuah peternakan sapi perah besar di Xining menyimpan > 3.000 ekor sapi Holstein, menghasilkan hampir 40 ton pupuk kandang setiap hari. Pengomposan tradisional untuk pupuk berjalan lambat dan membutuhkan banyak tenaga kerja, sementara pertanian masih menghabiskan banyak biaya untuk alas serbuk gergaji setiap tahun. Pada awal tahun 2024, manajemen memilih model “pupuk kandang-ke-bedding” melingkar untuk memangkas biaya dan meningkatkan keberlanjutan.

2 . Solusi Jiesonglin

Setelah evaluasi ekstensif, tambak dipasang enam kompos membran e-PTFE 200 m³ dari Teknologi Jiesonglin. Proses aerobik tertutup bekerja sebagai berikut:

  1. Blend kotoran segar dengan agen bulking
  2. Memuat campuran ke dalam sel kompos tertutup
  3. Penutup dengan membran nano yang dapat ditembus gas
  4. Kontrol otomatis suhu & kelembapan untuk membunuh patogen dan telur pada suhu tinggi
  5. Panen tempat tidur yang kering, halus, dan bebas bau

3 . Hasil yang Terbukti

KPINilai
Siklus pengomposan≤ 25 hari
Output tempat tidur tahunan≈ 2 000 t
Pengurangan biaya tempat tidur> 30 % (≈ CNY 200.000 yang ditabung/tahun)
Dampak kesehatan hewanTingkat mastitis yang lebih rendah, produksi susu yang lebih tinggi

Alas tidur daur ulang ini memiliki daya serap yang tinggi dan nyaman, sehingga meningkatkan kebersihan ambing dan kesejahteraan sapi.

4 . Testimoni Pelanggan

“Komposter ini memecahkan masalah kotoran kami dan memangkas biaya tempat tidur.
Sapi-sapi menyukai bahan yang lembut dan kering, dan kami sangat senang dapat mengubah limbah menjadi nilai yang nyata.”
- Manajer Peternakan, Xining Dairy

5 . Nilai Demonstrasi

Proyek ini menetapkan “model Xining” untuk wilayah produk susu di dataran tinggi, yang menampilkan pemanfaatan pupuk kandang yang efisien, penghematan biaya, dan produksi ternak yang lebih ramah lingkungan di Dataran Tinggi Qinghai-Tibet.

Facebook
X
LinkedIn
Pinterest

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hubungi kami
Posting terbaru
Apa yang mereka katakan
Bicaralah dengan para ahli kami
Harap aktifkan JavaScript di browser Anda untuk mengisi formulir ini.
Setelah kami menerima pesan Anda, kami akan menghubungi Anda sesegera mungkin

Nullam quis risus eget urna mollis ornare vel eu leo. Aenean lacinia bibendum nulla sed